Pasar Asia Terkoreksi dengan Memudarnya Harapan Pemangkasan Suku Bunga AS

Pasar Saham Asia Melemah Jelang Rilis Notulen FOMC

Pasar saham Asia melemah pada Rabu karena ekspektasi pemangkasan suku bunga awal oleh Federal Reserve terus memudar. Investor menunggu rilis notulen rapat FOMC untuk mencari arah kebijakan moneter selanjutnya.

Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,09%. Indeks Nikkei Jepang terkoreksi 0,21% setelah beberapa hari bergerak mendatar di dekat rekor tertinggi sejak 1989.


Bursa Asia Bergerak Beragam, Saham China Fluktuatif

Saham China bergerak beragam pada perdagangan awal. Pergerakan ini muncul sehari setelah otoritas memangkas suku bunga hipotek acuan dalam skala terbesar sepanjang sejarah guna menopang sektor properti.

Pada Rabu, indeks CSI300 turun 0,6%, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1%.

Otoritas bursa China sebelumnya menjatuhkan sanksi kepada dana kuant besar Lingjun Investment. Regulator menilai perusahaan tersebut melanggar aturan perdagangan yang tertib dan menghentikan aktivitas jual beli selama tiga hari. Langkah ini bertujuan meningkatkan kembali kepercayaan pasar.


Wall Street Terkoreksi, Nvidia Tekan Nasdaq

Saham-saham AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa malam. Indeks Nasdaq mencatat penurunan terbesar setelah saham Nvidia turun menjelang rilis laporan keuangan yang dinantikan investor.


Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Bergeser

Pelaku pasar mencermati notulen rapat terakhir Federal Reserve untuk memperkirakan waktu dimulainya siklus pelonggaran kebijakan moneter.

Data inflasi AS yang lebih tinggi pekan lalu mendorong investor menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga. Pasar kini memperkirakan pemangkasan pertama terjadi pada Juni, bergeser dari proyeksi Maret di awal tahun.

Mayoritas ekonom dalam survei Reuters juga memperkirakan Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada Juni.


Dolar Menguat, Yen Jepang Bertahan di Level 150

Pasar memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 92 basis poin sepanjang tahun ini. Proyeksi tersebut mendekati estimasi Fed sebesar 75 bps dan jauh di bawah ekspektasi awal tahun yang mencapai 150 bps.

Perubahan pandangan ini mendorong penguatan dolar AS dan menekan yen Jepang. Yen melemah 0,03% ke level 150,05 per dolar AS dan bertahan di sekitar level psikologis 150.

Sementara itu, ekspor Jepang pada Januari tumbuh di atas perkiraan. Data ini membantu meredakan kekhawatiran pasar setelah laporan sebelumnya menunjukkan ekonomi Jepang masuk resesi pada kuartal keempat.

Sumber: Yahoo Finance

Baca juga: Week Ahead: Data Ekonomi & Arah Kebijakan Global

About Alwy Assegaf 345 Articles
Kepoin Trading is a market analyst and trading enthusiast who focuses on Forex, commodities, global indices, and cryptocurrency market research. He shares educational content, technical analysis, and macroeconomic insights to help traders understand market movements and improve their trading decisions. The content published on Kepoin Trading is for educational purposes only and should not be considered as financial advice. Always do your own research (DYOR) before making any investment decisions.