Bursa Saham: Sepi Thanksgiving, Bulan Terbaik dalam 3 Tahun

Saham Global Bergerak Tidak Pasti, Pasar Tetap Menuju Kinerja Bulanan Terbaik

Saham global bergerak tidak menentu pada perdagangan Jumat. Pasar kehilangan panduan dari Wall Street yang tutup karena libur Thanksgiving. Meski demikian, indeks saham dunia masih berada di jalur untuk mencatat kinerja bulanan terbaik sejak November 2020.


Wall Street Tutup, Bursa Global Bergerak Datar

Pergerakan bursa Asia yang cenderung datar berlanjut ke Eropa. Indeks Stoxx 600 dibuka stagnan pada awal sesi perdagangan. Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq juga bergerak terbatas, mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar.


Gencatan Senjata Israel–Hamas Redakan Ketegangan Geopolitik

Dari sisi geopolitik, Israel dan Hamas memulai gencatan senjata selama empat hari pada Jumat. Hamas dijadwalkan membebaskan 13 sandera perempuan dan anak-anak Israel. Kesepakatan ini menjadi tanda awal meredanya konflik yang telah berlangsung tujuh minggu.


Saham Global Tetap Menguat Secara Bulanan

Indeks saham global MSCI bergerak datar, namun tetap mencatat kenaikan bulanan sekitar 8,5%. Sentimen positif muncul setelah investor semakin yakin bahwa suku bunga Amerika Serikat telah mencapai puncaknya.


Fokus Pasar Beralih ke Waktu Pemangkasan Suku Bunga

Bank sentral AS telah menaikkan suku bunga lebih dari lima persen sejak Maret 2022. Data ekonomi dan inflasi AS yang melemah meningkatkan harapan pemotongan suku bunga, meski risiko perlambatan pasar tetap membayangi.


Pasar Obligasi dan Mata Uang Global

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke 4,4841%, namun masih jauh di bawah level psikologis 5%. Risalah pertemuan The Fed mengisyaratkan tidak ada kenaikan suku bunga tambahan dalam waktu dekat.


ECB dan Bank of England Pertahankan Sikap Ketat

Imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun naik ke 2,655%, mencerminkan sikap ECB yang belum siap memangkas suku bunga. Di sisi lain, pound sterling bertahan kuat karena ekspektasi suku bunga tinggi di Inggris.


Dolar Melemah, Yen dan Pound Menguat

Indeks dolar AS berada di level terendah tiga bulan di 103,71. Ekspektasi pemangkasan suku bunga mengurangi daya tarik dolar, sementara mata uang utama lainnya relatif stabil.


Bursa Asia Menguat, Nikkei Dekati Level Tertinggi 33 Tahun

Pasar saham Jepang menguat setelah libur, dengan Nikkei naik 0,7%. Data inflasi inti Jepang menunjukkan kenaikan terbatas, namun masih di bawah perkiraan pasar.


Harga Minyak dan Emas Bergerak Stabil

Harga minyak stabil setelah tekanan akibat kekhawatiran penundaan pertemuan OPEC+. Kontrak Brent naik tipis ke $81,51 per barel. Sementara itu, harga emas bertahan di sekitar $1.992 per ons.

Sumber: Reuters

Baca juga: Emas Cetak Rekor Baru, Saham Asia Naik Jelang The Fed

About Alwy Assegaf 345 Articles
Kepoin Trading is a market analyst and trading enthusiast who focuses on Forex, commodities, global indices, and cryptocurrency market research. He shares educational content, technical analysis, and macroeconomic insights to help traders understand market movements and improve their trading decisions. The content published on Kepoin Trading is for educational purposes only and should not be considered as financial advice. Always do your own research (DYOR) before making any investment decisions.