Institusi Finansial Lebih Pilih Jual Bitcoin Meski Harganya Meningkat

Meskipun harga-harga kripto melonjak, para institusi tampaknya tetap yakin dengan pasar bearish yang kuat, demikian laporan terbaru dari CoinShares.

Bitcoin (BTC) menjadi aset digital yang paling banyak dijual, menguasai 85% dari semua aktivitas institusional, dan mencatatkan outflow senilai $45 juta. James Butterfill, Kepala Riset CoinShares, bahkan menyebutnya sebagai produk investasi yang paling dicintai, seiring dengan masuknya dana senilai $12 juta dalam sebulan terakhir.

Namun, Ethereum (ETH) — meskipun baru-baru ini disebut sebagai aset digital yang paling tidak diminati di tahun 2023 — terus dalam tren negatif, mencapai penjualan senilai $4,8 juta oleh entitas besar dalam seminggu terakhir. Peringkat kurang menguntungkannya ini tetap terjaga, dengan total outflow mencapai $117 juta sepanjang tahun ini.

Angka-angka ini membuat James Butterfill bingung, dan dia menulis hari ini bahwa meskipun Ethereum memiliki “fundamen investasi yang menarik dan tingginya permintaan untuk yield staking-nya,” aset ini tetap kurang menarik bagi institusi.

Butterfill juga menjelaskan bahwa aliran dana seringkali bisa menjadi “indikator kontrarian,” seperti yang terlihat dalam laporan hari ini. Meskipun Bitcoin naik 6,5% dalam seminggu terakhir, diperdagangkan di level $26.793, sentimen institusi terhadapnya tetap negatif. Hal yang sama berlaku untuk Ethereum, yang meskipun naik 5,4% dalam seminggu terakhir, terus dihindari oleh para pelaku besar.

Analisisnya menyiratkan bahwa meskipun harga-harga meningkat dan aliran keluar besar-besaran terjadi, ini mungkin menjadi tanda bahwa kita “mendekati akhir dari fase kapitulasi.”

Selama tujuh hari terakhir, para pelaku besar telah menjual kripto senilai $53 juta, yang mengakumulasi total hingga $455 juta dalam sembilan minggu terakhir. Amerika Serikat, dengan pendekatan regulasi yang kurang bersahabat terhadap aset digital, memimpin dalam hal aliran keluar, menguasai 77% dari total aliran keluar senilai $41 juta.

Sementara Jerman dan Kanada juga menyusul dari belakang, dengan aliran keluar masing-masing senilai $5,9 juta dan $4,9 juta. Ketiga negara ini telah menunjukkan ketidakminatan mereka terhadap kripto selama tiga puluh hari terakhir, dengan angka-angka merah ganda menggambarkan minat mereka yang surut.

CoinShares juga melaporkan bahwa volume perdagangan meningkat selama tujuh hari terakhir, mencapai $1 miliar dalam seminggu, yang menandai kenaikan sebesar 42% dari minggu sebelumnya.

Sumber: Decrypt.co

Tertarik memiliki aset Kripto, Klik di sini!!!

Disclaimer: Informasi terkait yang dikemukakan oleh Kepoin Trading berasal dari berbagai sumber terpercaya dan aktual. Semua informasi dan data yang dipakai dalam website ini, bukanlah merupakan anjuran / rekomendasi untuk membeli / menjual instrumen forex, saham, kripto ataupun komoditas. Kami tidak bertanggung jawab atas tingkat akurasi dan kerugian dan penyalahgunaan informasi yang telah disajikan. Semua saran dan transaksi tidak mengikat.

About Alwy Assegaf 345 Articles
Kepoin Trading is a market analyst and trading enthusiast who focuses on Forex, commodities, global indices, and cryptocurrency market research. He shares educational content, technical analysis, and macroeconomic insights to help traders understand market movements and improve their trading decisions. The content published on Kepoin Trading is for educational purposes only and should not be considered as financial advice. Always do your own research (DYOR) before making any investment decisions.