Koreksi Mata Uang Kripto: Bitcoin Turun di Bawah $60,000, Pasar Bear Mulai Terlihat

Pasar Kripto Tertekan, Bitcoin Jatuh di Bawah $60.000

Pasar mata uang kripto menunjukkan tanda-tanda perubahan menuju fase bearish. Tekanan jual meningkat setelah bitcoin (BTC) turun di bawah level $60.000 pada Selasa. Pelemahan ini terjadi di tengah debut ETF spot kripto di Hong Kong yang mengecewakan serta kekhawatiran pasar terhadap arah suku bunga global.

Bitcoin sempat menyentuh level terendah harian di $59.100 pada siang hari. Level tersebut menjadi posisi terlemah sejak akhir Februari dan mencerminkan penurunan lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.


Altcoin Tertekan, Indeks Kripto Turun Tajam

Tekanan tidak hanya menimpa bitcoin. Indeks CoinDesk 20 (CD20) turun sekitar 6% dalam periode yang sama. Ether (ETH) dan solana (SOL) mencatat penurunan lebih dalam, masing-masing melemah sekitar 7% hingga 8%.

Penurunan beruntun ini mendorong harga bitcoin turun hampir 20% dari rekor tertingginya di atas $73.000 yang tercapai pada pertengahan Maret.


Data Ekonomi AS Tekan Aset Berisiko

Tekanan di pasar kripto sejalan dengan pelemahan pasar keuangan global. Serangkaian data ekonomi AS pada Selasa pagi memperkuat kekhawatiran stagflasi, yang ditandai oleh perlambatan pertumbuhan dan inflasi yang masih tinggi.

Indeks Nasdaq turun 2%, sementara S&P 500 melemah 1,6% pada hari yang sama. Kondisi ini mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.


Harapan Pemangkasan Suku Bunga Fed Kian Menyusut

Ahli strategi pasar LMAX Group, Joel Kruger, menilai data ekonomi AS yang solid dan tekanan inflasi telah menggerus harapan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Menurutnya, pasar kini menghadapi prospek kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Kruger menambahkan bahwa penguatan dolar AS di berbagai sektor turut memberikan tekanan tambahan pada pasar aset digital, meskipun sebagian investor masih berharap pada kebijakan yang lebih akomodatif.


Risiko Penurunan Bulanan Terbesar Sejak 2022

Dengan pelemahan terbaru, bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan berisiko mengakhiri tren kenaikan tujuh bulan berturut-turut. Pasar juga berpotensi mencatat penurunan bulanan terbesar sejak November 2022, periode yang bertepatan dengan runtuhnya bursa kripto FTX.

Hingga akhir April, harga bitcoin telah turun lebih dari 16% secara bulanan. Ether mencatat koreksi sekitar 18%. Altcoin berkapitalisasi lebih kecil mengalami tekanan lebih besar, dengan solana, dogecoin, dan avalanche anjlok sekitar 35% hingga 40% sepanjang bulan ini.


Kapitalisasi Pasar Kripto Anjlok Tajam

Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar kripto telah menyusut hampir 18%. Penurunan ini menjadi yang terbesar sejak Juni 2022, berdasarkan data dari TradingView.

Sumber: Coindesk

Baca juga: Stablecoin: Solusi Aman dari Volatilitas Harga Kripto?

About Alwy Assegaf 346 Articles
Kepoin Trading is a market analyst and trading enthusiast who focuses on Forex, commodities, global indices, and cryptocurrency market research. He shares educational content, technical analysis, and macroeconomic insights to help traders understand market movements and improve their trading decisions. The content published on Kepoin Trading is for educational purposes only and should not be considered as financial advice. Always do your own research (DYOR) before making any investment decisions.