RUU Akhiri Government Shutdown AS Didukung Trump
RUU akhiri government shutdown AS resmi dirilis dan dengan cepat mendapat dukungan Senat pada Senin malam. Presiden Trump menyatakan dukungannya terhadap langkah ini, menandakan bahwa RUU akhiri government shutdown AS kemungkinan besar akan sampai ke mejanya dalam beberapa hari ke depan.
Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia memiliki cukup dukungan dari Partai Demokrat untuk membuka kembali pemerintahan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk segera menormalkan kembali aktivitas negara setelah berhari-hari lumpuh akibat kebijakan penutupan pemerintah.
Proses Legislasi Berlanjut ke DPR
Setelah Senat menyetujui RUU akhiri government shutdown AS, Dewan Perwakilan (House of Representatives) kini menerima dokumen tersebut untuk pembahasan. Ketua DPR Mike Johnson meyakini dukungan sudah cukup kuat untuk meloloskannya. DPR berencana memulai sidang pada Rabu setelah sempat vakum sejak pertengahan September.
Masa shutdown menimbulkan dampak ekonomi besar. Ribuan penerbangan terpaksa dibatalkan pada Senin dan Selasa, membuat aktivitas transportasi udara terganggu dan memperburuk situasi ekonomi nasional. Kondisi ini menambah tekanan bagi anggota parlemen untuk segera menyelesaikan pembahasan dan memulihkan aktivitas normal pemerintahan.
Dampak bagi Pekerja Federal dan Sektor Publik
RUU ini akan memastikan para pengendali lalu lintas udara (air traffic controllers) menerima gaji mereka kembali dan membuka kembali seluruh lembaga pemerintah hingga 30 Januari tahun depan. Selain itu, RUU ini juga mendanai beberapa program penting seperti Departemen Pertanian dan Urusan Veteran untuk setahun penuh, serta membatasi kewenangan Presiden Trump dalam memberhentikan pegawai federal sementara waktu.
Trump sempat menegaskan ketidaksenangannya terhadap para pengendali lalu lintas udara yang absen saat tidak menerima gaji, namun dukungan terhadap RUU ini menunjukkan keinginan kuat untuk menormalkan kembali kegiatan pemerintahan.
Isu Lain: Kesehatan dan Bantuan Pangan
Kesepakatan politik ini juga mencakup janji dari Pemimpin Mayoritas Senat John Thune untuk mengadakan pemungutan suara terpisah terkait isu kesehatan sebelum akhir tahun. Negosiator dari Partai Demokrat menyebut kesepakatan ini memberi mereka kontrol atas isi rancangan undang-undang kesehatan tersebut, meskipun penundaan pemungutan suara langsung menuai kritik dari kalangan progresif seperti Senator Bernie Sanders yang menyebutnya sebagai “kesalahan besar.”
Pemerintahan Trump memperburuk ketidakpastian dengan memerintahkan negara bagian menghentikan distribusi bantuan pangan (SNAP) yang sudah berjalan sejak akhir pekan lalu. Kebijakan ini menimbulkan kebingungan di kalangan penerima manfaat.
Kesimpulan
Jika DPR menyetujui RUU ini, Amerika Serikat dapat segera mengakhiri kebuntuan politik yang selama ini menekan sektor ekonomi dan publik. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi stabilitas pemerintahan ke depan. Langkah ini menjadi sinyal positif menuju stabilitas pemerintahan dan pemulihan aktivitas nasional menjelang akhir tahun.
Baca juga: Kebuntuan Politik AS Picu Shutdown Terpanjang
Sumber: Yahoo Finance
