Pola Cup and Handle, Tapi Akhirnya Jadi Mug Pecah

Ketika Pola Terlihat Sempurna di Chart

Pola Cup and Handle terlihat begitu textbook. Bahkan dari awal saya zoom in dan zoom out, bentuknya tampak simetris. Volume mulai meningkat, dan RSI belum masuk zona overbought. Dalam hati, saya berkata bahwa pola Cup and Handle ini sudah sangat valid. Saya masuk posisi buy dan merasa seperti investor global yang sedang menaklukkan market.


Breakout yang Terlihat Meyakinkan

Dengan modal percaya diri melebihi modal akun, saya entry tepat di breakout handle. SL sudah saya pasang, RR sudah saya hitung rapi, dan ada perasaan heroik yang membara di balik mouse klik. “This trade will change my life,” katanya… padahal chart belum tentu setuju.


Ketika Market Tiba-Tiba Berubah Mood

Lima menit pertama manis. Profit mengalir +20 pips. Saya bahkan sudah draft tweet motivasi. Sampai candle mulai merah, lalu makin merah “deep red.” Saya mencoba tetap cool sambil berdalih bahwa itu hanya pullback, tapi jujur… mental sudah mulai goyah.


Averaging Demi Ego, Bukan Strategi

Saya tambah posisi. Bukan karena setup mengizinkan, tapi karena ego membisiki “ini bakal naik lagi kok.” Dua candle kemudian, SL tersentuh. Bukan pelan, tapi brutal. Chart terasa seperti seseorang yang ghosting tanpa penjelasan.


Ketika Validasi Ternyata Hanya Ilusi

Saya buka chart berulang kali mencari kesalahan. Mungkin ada EMA yang terlewat atau volume palsu. Atau mungkin… saya hanya melihat apa yang ingin saya lihat. Ini bahaya paling besar di trading: ketika harapan mengalahkan validasi.


Ternyata Salah Pola Dari Awal

Saya share screenshot ke grup WhatsApp. Teman cuma balas, “Bro, itu bukan Cup and Handle. Itu cuma mirip.” Saya tertawa pahit. Benar juga. Sama seperti orang yang perhatian belum tentu sayang, pola yang mirip belum tentu valid.


Mug Favorit Pun Ikut Menyerah

Saya bikin teh. Pakai mug kesayangan. Mug pertama yang saya beli setelah withdraw dari akun demo (yes, DEMO). Tiba-tiba mug jatuh dan pecah. Saya cuma bisa ketawa, “Even my cup is done with my trading plan.”


Godaan Profit Orang Lain

Instagram ramai trader profit 300 pips bahkan sambil nyetir mobil. Sementara saya duduk di lantai sambil berpikir untuk pindah ke crypto. “At least I can blame Elon Musk,” pikir saya dengan nyinyir.


Pelajaran Terpenting Dari Semua Ini

Kadang pattern valid, tapi eksekusi kacau. Setup benar, tapi mental salah. Kadang juga kita cuma apes. Next time saya melihat pola Cup and Handle, saya akan menunggu validasi volume, konfirmasi tren, dan tentu saja… menunggu mental stabil dulu.


Disclaimer:

Cerita ini fiktif, tapi kalau kamu merasa relate… ya mungkin karena kita satu server. Jangan terlalu percaya pada pola yang hanya kelihatan benar. Ingat, chart bisa bohong, tapi margin call selalu jujur. Trade smart, not just hopeful.

Baca juga: SMA 200 Udah Lurus, Tapi Hatiku Masih Bingung